Membaca Karakter Pria Dari Telapak Tangan

Ingin tahu apa sih karakter pria dambaan anda ?

Ngga perlu jadi cenayang kok untuk ini, cukup dibaca dari telapak tangannya. Menurut pakar palmistry dan penulis buku Read His Hands, Know His Heart, Marion Gale, dengan hanya melihat telapak tangan pria, anda bisa mengetahui rahasia terdalamnya. Rahasia yang mungkin tanpa sadar ia perlihatkan pada anda.

Let’s try  ;)

1. THE EARTH HAND

Jika pria yang anda suka memiliki telapak tangan bagian tengah berbentuk bujursangkar dengan jari-jari tangan pendek, artinya ia bertipe earth hand. Pria ini biasanya konservatif, pemikir dan penyuka stabilitas. Satu lagi nih, dia pun pecinta masakan enak dan cukup pandai memasak.

Dimana biasanya mereka tinggal ? Pada umumnya, si earth hand banyak tinggal di kawasan pedesaan. Mereka sepertinya tidak begitu menyukai keramaian, dan di pedesaan mereka bisa bekerja atau tinggal sambil mengerjakan hal – hal yang menyenangkan buat mereka sendiri. Kebanyakan dari mereka memiliki rumah dengan kebun yang cukup luas karena mereka hobby berkebun.

2. THE WATER HAND

Telapak tangan berbentuk persegi panjang, dengan jari-jari tangan juga panjang, inilah ciri si water hand. Pria tipe ini baik hati, sabar, dan gemar membaca. Bahkan ia cenderung kutu buku. Pria ini berkepribadian tenang. Anda akan lebih mudah menemukannya di acara – acara kebudayaan daripada hangout di cafe atau club. Tapi, pria ini juga cenderung sensitif, jadi pastikan anda bisa selalu menjaga hatinya yang mudah terluka itu.

3. THE AIR HAND

Tipe pria ini memiliki telapak tangan berbentuk bujur sangkar dengan jari-jari tangan yang panjang. Pria tipe ini senang mempelajari hal baru dan memperluas wawasan dengan berjalan-jalan ke kota atau negara lain. Pria ini sangat terencana dalam hidupnya, tetapi meskipun begitu dia sangat menyukai hal – hal yang baru dan tidak membosankan. Dia tertarik dengan percakapan yang smart, yang berbobot dan sesuai dengan minatnya. Jangan coba – coba menarik perhatiannya dengan berbasa – basi, karena pria ini tidak suka basa – basi.

4. THE FIRE HAND

Jika pria idaman anda memilik telapak tangan berbentuk persegi panjang dan jari-jari tangan pendek, maka ia termasuk dalam The Fire Hand. Pria ini tidak bisa duduk dan diam terlalu lama, dia penyuka tantangan sehingga energinya yang besar bisa tersalurkan.

Meski tidak bisa diam, pria ini sebenarnya berkepribadian hangat dan bersahabat. Tak heran jika ia memiliki banyak teman yang peduli padanya. Jangan coba – coba bersikap bossy kepadanya, karena ia tidak akan menyukai itu. Jika anda bisa bersikap manis, maka bisa dipastikan ia akan ‘menenggelamkan’ dirinya dalam sebuah hubungan yang penuh antusiasme dengan Anda. Seantusias dia melakukan aktivitas kesukaannya.

Dirimu dan Dirinya

Saat ku pertama menatap dalam dirimu

Ku begitu yakin ini cinta

Ku tatap dirinya, rasaku pun juga sama

Ku mencintai dirimu

Dan mencintai dirinya..

 

Tak ingin hidup tanpa rasa bahagia

Bahagiaku bila banyak cinta

Ingin ku setia tapi hidup terasa hampa

Bukannya aku jahanam

Ku hanya mencari senang..

 

Hati ku..tak kan bisa ku berdusta

Cinta ini memang untuk dirimu

Dan untuk dirinya

Dan bila antara kita menghilang

Tak kembali untuk selama – lamanya

Tak ingin ku sendiri..

Kan ku cari lagi..

 

by :  Pinkan Mambo

Tetap Bertahan Meski Sering Disakiti, Bodoh Atau Cinta ?

Saat masih berpacaran saja sudah menunjukkan sikap kasar, bagaimana nanti setelah menikah ?

Sering kita mendengar komentar seperti ini. Dan itu juga ada benarnya. Meski cinta diyakini sebagian besar orang, bahwa cinta itu buta, tetapi kita toh perlu juga menggunakan logika, pikiran dan mata yang terbuka, bukan hanya perasaan saja. Sanggupkah Anda hidup 50 tahun lebih dengan dia jika dia tidak berubah dan memang dia seperti itu ? Pertimbangkan semua yang ada padanya, baik sikap positif dan negatifnya, lebih dan kurangnya. Jika Anda sanggup, lanjutkan hubungan, jika tidak sanggup, belum terlambat untuk putus selagi masih dalam masa pacaran.

Sebenarnya mereka yang tetap bertahan meski sering disakiti itu bodoh atau cinta sih ?

Sulit untuk memastikan ini, karena cinta bisa membuat orang yang pintar tiba – tiba menjadi bodoh. Bodoh disini dalam arti mereka tumpul secara nalar, secara logika atau pikiran yang terbuka. Terlalu mencintai seseorang, membuat orang rela berkorban, termasuk perasaannya juga. Mengatas namakan cinta diatas segalanya membuat orang jadi tidak menyadari bahaya yang sedang mengintainya. Mereka berpikir, dengan cinta yang tulus seseorang yang kasar pun akan bisa berubah. Apakah benar demikian ? Dalam berbagai studi kasus, orang bisa berubah karena dia sendiri ingin berubah. Tidak ada seorangpun yang bisa mengatur sifat dasar seseorang kecuali yang bersangkutan itu sendiri.

Itulah sebabnya diperlukan kesadaran sejak awal, apakah anda akan bisa menerima pasangan yang sering bersikap dan berbicara kasar atau tidak. Karena keputusan awal yang salah akan menentukan akhir yang bermasalah. Sebaiknya, lakukan analisa pasangan dengan sesadar – sadarnya, jika perlu minta pendapat dan saran dari orang – orang terdekat. Karena seringkali cinta akan membuat anda benar – benar buta segalanya  :)

See How Much I Love You

The tree was barren of leaves..

But you brought a new spring..

Long green sprouts..

Verdant flowers..

Fresh promise..

SHMILY…See How Much I Love You

Resiko

” Tertawa ” mengandung resiko ” terlihat bodoh ”

” Menangis ” mengandung resiko ” terlihat sentimentil ”

” Membantu orang lain ” mengandung resiko ” ikut terlibat ”

” Menyatakan perasaan ” mengandung resiko ” ditolak ”

” Menceritakan mimpi kepada orang lain ” mengandung resiko ” ditertawakan ”

” Mencintai ” mengandung resiko ” bertepuk sebelah tangan ”

” Menghadapi kekuatan yang lebih besar ” mengandung resiko ” kalah ”

Tetapi segala resiko harus diambil karena bahaya terbesar dalam hidup adalah tidak berani mengambil resiko.

Orang yang tidak berani mengambil resiko tidak dapat melakukan apapun, tidak punya apapun dan tidak menjadi apa – apa.

Ia mungkin terhindar dari penderitaan dan kesedihan, tetapi ia tidak dapat belajar, merasakan, berubah, bertumbuh atau mencintai.

Terikat oleh rantai kepastian, ia adalah seorang budak.

Terikat oleh rantai ketidakpastian, ia perlu pengorbanan untuk kebebasannya.

Hanya orang yang berani mengambil resiko lah adalah orang yang bebas.

 

- Dr. Leo Buscaglia -