Pasti sudah sering mendengar kalau pasangan lagi dekat sering terjadi ribut atau perang cuma gara gara hal hal kecil.
Dari mulai jarang menelpon, jarang email, jarang sms dan masih banyak yang lain lainnya. Belum termasuk terlambat datang waktu janjian, lupa dengan janji, lupa ulang tahun pacar, lupa ngasih selamat dan masih banyak lagi yang lainnya. Semua bermula dari hal hal yang sepele.
Tapi apa benar hal hal yang super kecil seperti itu menjadi kendala kurangnya cinta atau perasaan sayang dengan pasangan kita?
Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Semua tergantung dari beberapa hal. Pertama apakah memang itu sifat asli yang super cuek. Atau memang karena kesibukan sehari hari di tempat kerja. Mungkin juga karena gaya hidup masing masing.
Prinsipnya salah satu merasa pasangannya kurang memberi perhatian atau mungkin sudah menuduh lebih jauh dengan tidak peduli lagi. Bahkan sampai cenderung berpikir sudah ada yang lain atau sudah ada orang ketiga.
Kalau sudah begini apa yang perlu dilakukan?
Komunikasi adalah kunci yang paling tepat. Katakan dan ungkapkan semua langsung ke pasangan kita. Tanya dan jelaskan perasaan dan pikiran kita. Tanya ada apa dan kenapa jadi tidak ada pikiran yang tidak tidak yang bisa memperburuk hubungan. Komunikasi untuk mencari jalan keluar itu penting.
Setelah itu apa? Perlu di evaluasi lagi. Kalau memang pasangan kita seperti tidak perduli dengan keberatan yang kita sampaikan. Kalau belum menikah mungkin ini saatnya untuk berpisah. Pacaran itu seperti latihan sebelum menikah. Kalau masih pacaran saja sudah tidak perduli bagaimana nanti setelah menikah.
Sekarang bagaimana kalau sudah menikah? apalagi kalau sudah mempunyai anak. Ini yang berat karena sudah menyangkut keluarga. Cara satu satunya mungkin bisa meminta bantuan konsultan keluarga. Rekonsiliasi perlu sekali. Konsultasi dengan bantuan ahli keluarga sangat membantu.
Prinsipnya jangan pernah mengabaikan pasangan kita. Kalau sempat tunjukkan ke pasangan kita masing masing betapa penting dan berharganya mereka untuk hidup kita. Mungkin sepotong sms “I love you” bisa menambah perasaan sayang ke pasangan kita. Atau telpon di waktu kerja menanyakan keadaan pasangan kita masing masing. Semua itu perlu. Afeksi itu perlu. Atensi itu sangat dibutuhkan. Yang kecil kecil seperti ini yang membuat hidup ini bertambah semarak.
Jangan lupakan pasangan kita. Jangan pernah abaikan mereka. Karena kalau itu terjadi, mungkin suatau saat mereka akan pergi dan tidak pernah akan kembali. Apalagi kalau ada orang ketiga yang memberikan perhatian tersebut. Jadi sebelum itu terjadi, ungkapkan kata sayang dan cinta itu sekarang. Sebelum terlambat.

